Makassar – PSM Makassar akan menghadapi laga sulit melawan PS TNI di minggu kelima Indonesia Championship Football (ISC) 2016 Pakansari stadion, Bogor, Minggu (29/05/2016). PSM Budiardjo pelatih interim Thalib dapat memperkuat benteng untuk mencapai titik tujuan ambil.

Menurut Budiardjo Thalib, timnya akan memaksimalkan pemain untuk mendapatkan hasil yang positif. Karena, setelah pertandingan menjauhkan setelah tim tuan rumah Juku EJA AREMA Cronus Kanjuruhan. Pelatih juga dapat merampingkan pemain yang ada karena rencana PSM hanya membawa 18 pemain ke Bogor. “Saya tidak menentukan siapa, tapi pasti kita akan membawa 18 pemain,” jelasnya.

Saat ini, PSM masih kesembilan di klasemen ISC A dengan enam poin, hasil dari dua kali menang dan dua kali kalah, EJA Juku mampu merebut poin di kandang PS TNI skuadron berjuluk Ayam Tengah bersaing di papan atas klasifikasi.

berencana tim teknis akan dipercayakan kepada pemain muda untuk meningkatkan jam terbang mereka dalam kompetisi. Mereka berkolaborasi dengan pemain asing yang dimiliki Juku Letters. “Mari kita lihat apakah Anda perlu membawa semua pemain asing, termasuk Trott, yang mengurus visanya,” jelasnya.

Sementara mantan pelatih PSM Syamsuddin Umar mengkritik kebijakan PSM Makassar belum memiliki strategi pemain yang akan diturunkan untuk melawan akandang dan jarak. Menurut Syamsudin, tim teknis harus sudah memiliki desain yang pemain yang tampil dalam permainan dan jauh dari rumah. “Jika Anda membutuhkan pemain muda memiliki kesempatan saat pertandingan jauh dari rumah,” katanya.

Jadi semua yang pemain muda bisa mendapatkan jam terbang. Selanjutnya, Syamsuddin mengaku, pemain muda yang cukup PSM kuat. “Sama seperti mereka digunakan,” katanya.