Samarinda – waktu Persib Bandung tidak bisa mendapatkan poin sempurna saat melawat ke segir stadion. Menghadapi Pusamania Borneo FC di Kejuaraan Sepak Bola Indonesia Maung Bandung harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0.

Sejak musim 2008, Persib selalu sulit, bahkan tidak pernah menang di sana. Catatan terakhir di PBFC markas, Persib kalah 2-3 pada pertemuan pertama pada hari kedelapan dari Piala Presiden pada tahun 2015, lalu.

Tanda-tanda anak Dejan Antonic kembali melanjutkan tren pernah memenangkan panggung terlihat ketika tindakan pertama dengan hasil 0-0. Tuan rumah bahkan langsung memutar sejumlah pemain di babak kedua.

Tidak sampai 10 menit pertandingan putaran kedua berturut-turut, PBFC bisa mendapatkan dua peluang berturut-turut dengan tembakan TereNS Puhiri yang mengarah ke gawang dan mengalahkan Pedro Javier meningkat.

PBFC Coach Dragan Djukanovic muncul cukup menghantam Perisb terbakar karena permainan hanya 60 menit, tapi PBFC telah melewati pemain omset ransum. Kali ini Lerby Liandri dimasukkan untuk menggantikan Jefri Kurniawan.

Langkah 85 menit, Bank Maung Bandung hampir bersorak ketika tendangan Robertino Pugliara. Sayangnya, masih tipis di atas gawang lawan. Juga, menendang Tantan juga terancam. Namun masih membentur mistar gawang.

Empat menit tambahan waktu wasit yang tidak diberikan posisi perubahan. Kedua tim sama-sama sulit untuk menciptakan gol dan skor 0-0 menjadi akhir laga ini. Meskipun tidak mendapatkan kemenangan pertama, Persib tetap sukses mencuri satu poin dan mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di pembukaan dua pertandingan

order.

PBFC (4-3-3): Dian Agus Prasetyo; Diego Michiels, Leonard Tupamahu (Aang Suparman 46 ‘), JAD Noureddine, Zulkifli Syukur: Jefri Kurniawan (Liandry Lerby 60’), Tarik Boschetti, Astaman Ponary; Teren Puhiri, Sandi Ratusan Dharma (Edilson Tavares Dos Santos 46 ‘), Pedro Javier

Persib (4-2-3-1): Fiz Wirawan (GK); Purwaka Yudhi Vladimir Vojovic, Angga Days, Tony Sucipto; Hariono (Taufiq 80 ‘), Kim Kurniawan; Robertino Pugliara, David laly (keduanya 61), Samsul Arif; Juan Belencoso.